Lubuk Batu Di Kabupaten Bangka Tengah Hadirkan Spot Memancing Ikan Air Tawar Dari Sungai Kurau

Sinar matahari terik yang berada di atas kepala tentunya membuat setiap orang gerah dan mudah berkeringat. Kondisi ini akan langsung sirna ketika memasuki kawasan Lubuk Batu, Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah.

Hamparan kelapa sawit dan juga hutan belukar dikedua sisi jalan sejauh 4 kilometer ini membuat suasana menjadi teduh dan nyaman. Disepanjang jalan tersebutlah terdapat aliran air yang bermuara ke Sungai Kurau. Di lokasi ini terdapat beragam jenis ikan seperti gabus, baung, betok dan seluang.

“Dulu ketika saya masih SD, tempat ini merupakan penambangan pasir kuarsa. Sungainya masih cukup luas sebelum adanya perkebunan kelapa sawit disini,” kata Tomi yang merupakan warga Kurau.

Lubuk Batu Di Kabupaten Bangka Tengah Hadirkan Spot Memancing Ikan Air Tawar Dari Sungai Kurau
Lubuk Batu Di Kabupaten Bangka Tengah Hadirkan Spot Memancing Ikan Air Tawar Dari Sungai Kurau

Desa Kurau tidak hanya menghadirkan wisata berupa hutan mangrove akan tetapi juga merupakan destinasi memancing jenis ikar air tawar yang banyak didatangi. Dengan pepohonan yang rimbun membuat memancing disini sangatlah cocok untuk melepas penat.

Warga sekitar tidaklah merencanakan akan membuat Lubuk Batu ini menjadi destinasi wisata memancing ikan air tawar akan tetapi kepopuleran Lubuk Batu membuat warga dari desa lain juga mendatangi tempat ini.

“Hampir setiap malam tempat ini selalu ramai oleh orang. Kalau di ujung dekat Sungai Kurau itu biasanya untuk memancing udang,” kata seorang warga setempat yang bernama Sabarudin.

Ujung jalan Lubuk Batu ini akan berakhir di tepi Sungai Kurau yang ditumbuhi oleh pohon nipah dan tanaman berjenis perdu yang hidup di tanah berpasir.

Pada bagian tepi, juga terdapat pohon jambu mete yang tumbuh dan cocok untuk dijadikan tempat berteduh. Beberapa tempat bahkan terlihat jelas jejak ban sepeda motor dan juga arang yang digunakan pengunjung untuk membuat perapian.

Akses jalan di Lubuk Batu juga tergolong sudah cuku bagus dan mulus. Tanah puru padat dengan sedikit lubang telah menjadi pemandangan yang biasa sejak beberapa tahun yang lalu.

Di sebelah kiri dan kanan jalan terlihat dengan jelas hamparan perkebunan sawit berserta pepohonan belukar yang menjadi pewarna dari kebun warga tersebut.

Untuk menuju lokasi memancing tidaklah sulit. Bagi pengendara kendaraan bermotor dapat memakir kendaraannya ditepi aliran sungai. Akses jalan ini tergolong cukup lebar karena biasanya digunakan oleh truk yang membawa hasil panen sawit warga setempat.

Lubuk Batu ini terletak tidak jauh dari Kota Pangkalpinang yaitu hanya membutuhkan waktu berkendara sekitar 30 menit. Lokasinya tidak jauh dari pintu masuk kawasan wisata Mangrove Munjang Kurau.

Jika anda beruntung, anda bisa saja mendapatkan ikan gabus dan udang dalam jumlah besar yang dapat dibawa pulang.