Destinasi Memancing Di Kalimantan Barat

Destinasi Memancing Di Kalimantan Barat

Saat ini kembali hadir satu destinasi memancing untuk anda yang hobi memancing yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Destinasi memancing ini menawarkan sensasi memancing yang menantang sekaligus dengan pengalaman melihat kebudayaan lokal yang unik dan ikan yang melimpah jumlahnya.

Kabupaten Kapuas Hulu adalah kabupaten yang memiliki luas kedua terbesar di Kalimantan Barat dengan luas mencapai 29.842 kilometer persegi. Kabupaten ini berada di ujung timur Provinsi Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Sarawak.

Kapuas Hulu memiliki beberapa titik terbaik untuk memancing seperti Danau Sentarum yang berada di Taman Nasional Danau Sentarum, Danau Lindung dan juga Danau Meliau.

Destinasi Memancing Di Kalimantan Barat
Destinasi Memancing Di Kalimantan Barat

Danau Sentarum adalah danau besar yang memiliki luas mencapai 1.320 kilometer persegi dan banyak memiliki lokasi memancing yang cukup menarik. Untuk dapat memancing di Danua Sentarum, anda harus menaati peraturan yang berada di Taman Nasional Danau Sentarum.

“Keliling danau ini tidaklah cukup dalam waktu 1 minggu. Selain itu harus didampingi oleh penduduk lokal untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti tersesat. saya yang warga Sentarum masih terkadang nyasar ketika keliling danau yang luas itu,” kata Bupati Kapuas Hulu, A.M Nasir.

Tempat menarik lainnya adalah gugusan Danau Meliau. Meliau sendiri merupakan sebuah dusun yang memiliki banyak danau dengan ikan-ikan yang masuk kedalam kategori endemik atau terancam kepunahannya. Dusun Meliau berada di Desa Malemba, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu.

Danau Meliau sendiri sudah cukup banyak dikunjungi oleh para pencinta memancing dan disebut sebagai surga memancing karena memiliki alam yang masih asri dan juga spesies ikan endemik seperti arwana (Screlopages formosus) dan toman (snake head fish).

Danau Meliau ini sendiri terbentuk dari 11 danua kecil yang dihubungkan oleh sungai kecil dan rawa-rawa. Danau-danau tersebut antara lain adalah Danau Telatap, Danau Kasim, Danau Lukuk dan Danau Balairam Besar.

Tidak hanya memancing, anda juga bisa mencoba kebudayaan lokal di Meliau. Dusun ini memiliki rumah adat Dayak yaitu Rumah betang yang memiliki panjang hingga 90 meter dan dapat dihuni oleh 33 keluarga dayak Iban.

Tempat ketiga adalah Danau Lindung. Disebut Danau Lindung karena setengah danau ini dilindungi oleh masyarakat lokal untuk panen raya karena pada masa panen raya, masyarakat dapat memanen ikan dalam jumlah besar.

“Jika ingin berkunjung bisa pada masa panen raya di Danau Lindung karena kita akan melihat masyarakat memaneng ikan tawar dengan jumlah puluhan ton seperti ikan banden dan arwana. Ini bisa dijadikan salah satu atraksi untuk menarik wisatawan juga,” kata A.M Nasir.